Breaking News
light_mode
Trending Tags

Wujud Transparansi, PLN UIP Nusra Hadirkan Dokumenter “Matahari dalam Tanah” untuk Serap Aspirasi Masyarakat

  • account_circle Riky Huwa
  • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
  • visibility 5
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Foto: Ist

Kupang, pijarflores.com/ – PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) melalui Unit Pelaksana Proyek (UPP) Nusra 3 bersama Tribun EO dan Harian Pos Kupang meluncurkan film dokumenter “Matahari dalam Tanah”, Minggu (1/3/2026). Film karya sineas muda Nusa Tenggara Timur (NTT) ini menjadi medium reflektif yang memotret dinamika pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) di wilayah tersebut.

Penayangan film dihadiri Senior Manager Perizinan, Pertanahan dan Komunikasi PT PLN (Persero) UIP Nusra Bruly Victor Tarigan, Senior Manager Transmisi & Distribusi PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah (UIW) NTT Suparje Wardiyono, Manager PLN UPP Nusra 3 Agung Triwibowo, unsur Forkopimda, jajaran pemerintah daerah, pimpinan media, serta para tamu undangan dan awak media.

Disutradarai Faldo Lango, “Matahari dalam Tanah” mengikuti perjalanan Mira (Maria Sholastika Maunino), perempuan muda berdarah Timor dari Kabupaten Lembata.

Ia kembali ke kampung halamannya di tengah proyek geothermal dan mencoba memahami pro dan kontra yang berkembang di tengah masyarakat.

Perjalanan Mira membawanya ke Ulumbu di Ruteng, Manggarai, yang telah lebih dahulu merasakan manfaat listrik dari PLTP. Di sana, anak-anak belajar dengan penerangan yang memadai dan aktivitas ekonomi warga mulai bertumbuh.

Sementara di Mataloko, ia mendapati kegelisahan dan keragu-raguan warga terhadap eksplorasi geothermal.

Dari Ulumbu hingga Atadei, film ini merangkum beragam perspektif tentang energi panas bumi secara utuh.

Foto: PLTP Ulumbu, Kab. Manggarai (ist).

Dengan pendekatan perpaduan jurnalistik dan sinematografi, “Matahari dalam Tanah” menghadirkan suara tokoh adat, petani, perempuan, hingga anak-anak.

Film ini sekaligus membuka ruang dialog mengenai bagaimana pembangunan energi hijau dapat berjalan berdampingan dengan nilai tradisi dan ekologi.

Pimpinan Redaksi Harian Pos Kupang, Dion D.B Putra, menegaskan film ini dihadirkan sebagai ruang dengar bersama.

Menurutnya, energi baru terbarukan merupakan kebutuhan yang tak terhindarkan, namun implementasinya harus dibangun di atas keterbukaan dan partisipasi publik.

“Film yang kita saksikan tadi adalah ruang dengar. Film ini menyerap semua suara,” ujarnya.

Manager PT PLN (Persero) UPP Nusra 3, Agung Triwibowo, menyampaikan NTT memiliki potensi panas bumi yang besar dan perlu dikelola secara tepat agar memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

Ia menilai masih banyak masyarakat yang belum memperoleh informasi utuh mengenai geothermal, sehingga film ini diharapkan menjadi sarana edukasi dan literasi energi.

“Ada di dalam film tadi, jangan langsung menolak, lihat dulu. Kalau perlu bandingkan dengan tempat lain yang sudah ada PLTP, apakah di sana rusak atau justru memberikan kemakmuran bagi masyarakat. Jangan langsung menolak, apabila kurang jelas silakan ditanya, kami membuka ruang dialog,” kata Agung.

Senior Manager PT PLN (Persero) UIP Nusra, Bruly Victor Tarigan, menyampaikan bahwa membangun di ruang ekologi bukan perkara sederhana karena alam menyimpan sejarah sekaligus menjadi sumber kehidupan masyarakat.

Menurutnya, keberhasilan pengembangan geothermal turut ditentukan oleh relasi yang terbangun antara pemerintah, pelaku pembangunan, dan masyarakat di atas permukaan.

“Kami menyadari setiap pembangunan harus dibangun di atas kepercayaan yang tumbuh dari keterbukaan, dari mendengar, dan dari kesediaan untuk terus memperbaiki diri,” tegasnya.

General Manager PT PLN (Persero) UIP Nusra, Rizki Aftarianto, menegaskan kehadiran film ini merupakan bagian dari komitmen PLN membangun komunikasi yang transparan dan partisipatif dengan masyarakat.

“Melalui film ini, kami ingin menunjukkan bahwa PLN membangun ruang dialog, mendengar aspirasi, dan memastikan pembangunan energi bersih berjalan bersama kepentingan masyarakat serta kelestarian lingkungan,” ujar Rizki.

Diproduksi oleh talenta lokal NTT dengan Executive Producer Tanto Bisilisin, Produser dan Penulis Naskah Clara Marly, serta Sutradara Faldo Lango, “Matahari dalam Tanah” menjadi bukti kolaborasi antara PLN, media, dan insan kreatif daerah dalam mendukung transisi energi yang inklusif.

(Tim)

  • Penulis: Riky Huwa

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gandeng Ahli Geothermal UGM, PLN Edukasi Masyarakat Soal Fenomena Alam di Flores

    Gandeng Ahli Geothermal UGM, PLN Edukasi Masyarakat Soal Fenomena Alam di Flores

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 7
    • 0Komentar

    Kupang, Pijarflores.net – Menjawab kekhawatiran masyarakat terkait kemunculan lumpur panas dan uap di sekitar Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) di Pulau Flores, ahli geothermal dari Universitas Gadjah Mada, Pri Utami, menegaskan bahwa fenomena tersebut merupakan proses alami yang menunjukkan adanya potensi panas bumi di wilayah tersebut. Menurut Pri Utami, manifestasi panas bumi tersebut telah ada […]

  • PLN Tegaskan Komitmen Pembangunan Berkelanjutan melalui Penyediaan Air Bersih di Ulumbu

    PLN Tegaskan Komitmen Pembangunan Berkelanjutan melalui Penyediaan Air Bersih di Ulumbu

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 2
    • 0Komentar

    Manggarai, pijarflores.com/ – PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung kesejahteraan masyarakat melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyediaan sarana air minum bersih bagi masyarakat Desa Wewo, Kecamatan Satar Mese, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur. Program yang dilaksanakan pada tahun […]

  • Momentum HUT ke-67 NTT, Pemprov Raih Deretan Penghargaan Kesehatan Tingkat Nasional

    Momentum HUT ke-67 NTT, Pemprov Raih Deretan Penghargaan Kesehatan Tingkat Nasional

    • calendar_month Sabtu, 20 Des 2025
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 5
    • 0Komentar

    KUPANG, PIJARFLORES – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Melki Laka Lena, menegaskan bahwa persatuan dan kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama dalam mempercepat pembangunan daerah yang inklusif. Hal tersebut disampaikannya saat bertindak sebagai Inspektur Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-67 Provinsi NTT yang digelar di Alun-alun Rumah Jabatan Gubernur NTT, Sabtu (20/12/2025) pagi. Dalam amanatnya, […]

  • Kinerja Hukum Diakui: Kanwil Kemenkum NTT Anugerahi Penghargaan untuk Pemkab Manggarai

    Kinerja Hukum Diakui: Kanwil Kemenkum NTT Anugerahi Penghargaan untuk Pemkab Manggarai

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 5
    • 0Komentar

    RUTENG, PIJARFLORES – Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kanwil Kemenkum) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) memberikan penghargaan tinggi kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manggarai atas kinerja luar biasa dan peran aktifnya dalam penataan produk hukum daerah dan pelayanan publik di bidang hukum. Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Kepala Kanwil Kemenkum NTT, Bapak Silvester Sili Laba, dan diterima […]

  • Bantu Petani Hemat Waktu dan Biaya, Pemkab Manggarai Serahkan 51 Unit Alsintan

    Bantu Petani Hemat Waktu dan Biaya, Pemkab Manggarai Serahkan 51 Unit Alsintan

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Ruteng, pijarflores.com/ – Pemerintah Kabupaten Manggarai menyerahkan sebanyak 51 unit alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada kelompok tani dari 11 kecamatan se-Kabupaten Manggarai. Penyerahan dilakukan oleh Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Manggarai, Lambertus Paput, di Aula Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Manggarai, pada Selasa (2/6/2026). Hadir dalam kegiatan ini, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, […]

  • Dinas Pertanian Manggarai Tetapkan HET Pupuk Subsidi Baru, Pelanggar Terancam Sanksi Keras

    Dinas Pertanian Manggarai Tetapkan HET Pupuk Subsidi Baru, Pelanggar Terancam Sanksi Keras

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 9
    • 0Komentar

    RUTENG, PIJARFLORES – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Manggarai mengeluarkan surat edaran terbaru yang menetapkan Harga Eceran Tertinggi (HET) baru untuk pupuk bersubsidi. Edaran yang berlaku sejak 29 Oktober 2025 ini dikeluarkan menyusul instruksi langsung dari pemerintah pusat. Kepala Dinas Pertanian Manggarai, Ferdinandus Ampur, menjelaskan bahwa kebijakan ini adalah tindak lanjut dari Keputusan Menteri […]

expand_less