Desa Ling Jadi Pilot Project Program Local Sponsorship Plan Indonesia di Manggarai
- account_circle Riky Huwa
- calendar_month 19 jam yang lalu
- visibility 146
- comment 0 komentar
- print Cetak

Foto bersama anak-anak di desa Ling, PLAN dan Pemkab Manggarai.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Ruteng, Pijarflores.com – Yayasan Plan International Indonesia (Plan Indonesia) bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manggarai menggelar Phase-in Ceremony Local Sponsorship. Kegiatan ini berlangsung di halaman Kampung Wesa, Desa Ling, Kecamatan Satar Mese Utara, Kabupaten Manggarai, pada Sabtu (20/6/2026).
Hadir dalam kegiatan tersebut Asisten Administrasi Umum (Asisten III) Setda Kabupaten Manggarai, Marianus Yosef Jelamu, yang mewakili Pemkab Manggarai. Turut hadir perwakilan Bapperinda, Dinas PPO, perwakilan PKK Kabupaten Manggarai, Camat Satar Mese Utara, Kepala Desa Ling, tokoh masyarakat, serta orang tua anak dampingan Plan Indonesia.
Dalam sambutannya, Marianus Yosef Jelamu mengajak semua pihak untuk mendukung kehadiran Plan Indonesia di Desa Ling. Dukungan tersebut mencakup kolaborasi ide dan pemikiran di bidang pendidikan, kesehatan, perlindungan anak, serta ekonomi.
“Apa yang dilakukan oleh Plan Indonesia hari ini tentunya sudah melalui proses panjang. Oleh karena itu, butuh kolaborasi dari kita semua agar program ini bisa memberikan manfaat yang nyata,” ujar Marianus.
Marianus menambahkan bahwa Plan Indonesia telah menjangkau berbagai wilayah di Indonesia. Hal ini menjadi tugas bersama agar program yang dibawa dapat menyasar langsung kebutuhan masyarakat Desa Ling, khususnya anak-anak yang telah terdaftar sebagai dampingan.
Sementara itu, Area Program Manager Yayasan Plan International Indonesia, Samuel Absalom Niap, mengawali acaranya dengan memperkenalkan seluruh tim Plan Indonesia yang akan bertugas di Desa Ling.
Samuel menjelaskan bahwa Phase-in Ceremony ini merupakan proses awal masuknya program ke wilayah tersebut setelah melalui diskusi panjang dengan Bupati Manggarai dan jajarannya.
Program Local Sponsorship ini merupakan yang pertama kali dijalankan di Kabupaten Manggarai, setelah sebelumnya sukses berjalan di beberapa kabupaten lain di NTT.
“Masyarakat Desa Ling patut bersyukur karena dari 145 desa dan 26 kelurahan di Kabupaten Manggarai, desa ini terpilih menjadi contoh pertama. Keberhasilan program ini menjadi tanggung jawab kita bersama. Jika sukses, program ini bisa direplikasi di desa lain,” jelas Samuel.
Samuel menegaskan bahwa muara akhir dari program ini adalah kesejahteraan anak-anak di Desa Ling. Anak-anak yang terdaftar akan mendapatkan pendampingan hingga usia 18 tahun.
Pendekatan bantuan tidak diberikan secara langsung dalam bentuk uang kepada anak, melainkan lewat intervensi program komunitas guna menyelesaikan masalah ekonomi, pendidikan, dan kesehatan secara bersama-sama.
Program Local Sponsorship ini direncanakan berjalan minimal selama tujuh tahun di satu wilayah, dengan catatan mendapat dukungan penuh dari masyarakat setempat.
“Kami mohon dukungan dari orang tua. Jika ada kendala di lapangan, mohon komunikasikan dengan baik kepada para relawan dan tim Plan Indonesia. Hari ini kami telah diterima secara adat dan menjadi warga Desa Ling. Mari bekerja sama demi masa depan anak-anak,” pungkas Samuel.
Acara diakhiri dengan sesi diskusi antara orang tua penerima manfaat dengan pemateri dari Pemkab Manggarai dan Plan Indonesia.
Kegiatan ditutup dengan pembagian suvenir berupa tas sekolah kepada 100 anak di Desa Ling, serta penampilan menyanyi dan menari dari anak-anak setempat sebelum makan siang bersama.
- Penulis: Riky Huwa
- Editor: Tim PF

Saat ini belum ada komentar