Breaking News
light_mode
Trending Tags

Mantan Ketua PMKRI Ruteng Nardi Nandeng Resmi Maju Calon Ketua Presidium PP PMKRI

  • account_circle Tim PF
  • calendar_month 17 jam yang lalu
  • visibility 50
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Pijarflores.com – Ketua Presidium Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Ruteng Periode 2021–2022, Yohanes Nardi Nandeng, secara resmi menyatakan kesiapannya untuk maju bertarung dalam pemilihan Ketua Presidium Pengurus Pusat (PP) PMKRI Sanctus Thomas Aquinas Periode 2026–2028.

Langkah strategis ini diambil sebagai bentuk panggilan moral untuk memperkuat kembali identitas, arah gerakan, serta relevansi organisasi di tengah dinamika kebangsaan yang kian kompleks.

Akrab disapa Nardi Nandeng, alumnus Universitas Katolik Indonesia (UNIKA) Santu Paulus Ruteng juga tengah mengemban amanah sebagai Presidium Hubungan Masyarakat Katolik (PHMK) PP PMKRI Periode 2024–2026.

Pengalaman berproses yang matang dari akar rumput di daerah hingga tingkat nasional menjadi modal fundamental baginya dalam memahami tantangan riil organisasi saat ini.

“Keputusan saya untuk maju bukan semata-mata karena keinginan menduduki posisi Ketua Presidium. Ada tanggung jawab moral dan organisatoris untuk memastikan PMKRI terus bertumbuh sebagai organisasi kader yang kuat, intelektual, dan memiliki keberpihakan yang jelas terhadap persoalan bangsa dan negara,” tegas Nardi dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis (16/7/2026).

Putra asli Manggarai ini menilai, kepemimpinan PP PMKRI ke depan harus memiliki kedalaman visi yang mampu diinternalisasi secara konkret, baik dalam sistem kaderisasi struktural maupun dalam pergerakan eksternal.

Menurutnya, PMKRI mesti keluar dari zona nyaman rutinitas seremonial dan kembali fokus pada khittah-nya sebagai organisasi pembinaan dan perjuangan yang melahirkan kader-kader berintegritas tinggi.

Sistem Kaderisasi Berkelanjutan

Menjadikan kaderisasi sebagai agenda prioritas, Nardi menekankan pentingnya standarisasi pembinaan yang terstruktur dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

Ia memandang kaderisasi tidak boleh sekadar menjadi prasyarat formalitas keanggotaan administratif semata.

“Kaderisasi adalah jantung organisasi. PMKRI harus memiliki sistem kaderisasi yang terstruktur dan berkelanjutan. Kita harus memastikan setiap kader yang lahir dari rahim PMKRI memiliki integritas, kompetensi, daya kritis, dan jiwa kepemimpinan,” jelasnya.

Dorong PMKRI sebagai Laboratorium Intelektual

Dalam visinya, Nardi berkomitmen menghidupkan kembali budaya akademik di seluruh tingkatan kepengurusan PMKRI.

Tradisi membaca, berdiskusi, melakukan riset, hingga publikasi ilmiah akan kembali didorong menjadi identitas yang melekat pada diri setiap kader.

Ia menargetkan PMKRI menjadi sebuah laboratorium intelektual dan pusat perumusan gagasan yang mampu memproduksi rekomendasi kebijakan berbasis data.

Ekosistem ini nantinya akan menghubungkan potensi kader aktif, alumni, akademisi, serta kelompok masyarakat sipil untuk melahirkan gerakan sosial yang berdampak nyata bagi publik.

Mempertegas Peran Mitra Kritis dan Solutif

Menyoroti peran eksternal organisasi, Nardi menegaskan bahwa PMKRI harus konsisten mempertahankan independensinya sebagai mitra kritis pemerintah.

Namun, ia menggarisbahwi bahwa kritik yang dilayangkan harus naik kelas bukan sekadar retorika aksi, melainkan kritik ilmiah yang menawarkan jalan keluar.

“PMKRI harus tetap kritis terhadap kekuasaan. Namun, kritik kita harus memiliki basis intelektual, data, dan tawaran solusi. Kita harus mampu menghadirkan rekomendasi kebijakan dan advokasi yang benar-benar menjawab persoalan masyarakat,” cetusnya.

Dengan jaringan luas cabang yang tersebar di seluruh pelosok Indonesia, Nardi meyakini kekuatan basis daerah dapat dikonsolidasikan menjadi kekuatan pengetahuan (knowledge power) yang solid untuk mengawal kebijakan publik dari tingkat lokal hingga nasional.

Menjelang momentum suksesi kepemimpinan PP PMKRI, Nardi menyatakan kesiapannya untuk membuka ruang dialog, melakukan konsolidasi, dan menyerap aspirasi dari seluruh cabang di tanah air.

“Saya datang membawa niat, gagasan, dan komitmen untuk bertumbuh bersama PMKRI. Ini bukan perjalanan seorang Nardi Nandeng. Ini adalah ikhtiar bersama untuk memastikan PMKRI semakin kuat dalam kaderisasi, kokoh dalam intelektualitas, dan berdampak dalam perjuangan kebangsaan,” pungkasnya.

Momentum Refleksi dan Estafet Kepemimpinan Nasional

Sebagai informasi, pemilihan Ketua Presidium PP PMKRI Periode 2026–2028 ini akan menjadi salah satu agenda dalam Kongres XXXIV dan Majelis Permusyawaratan Anggota (MPA) XXXIII PMKRI yang dijadwalkan berlangsung pada 19–25 Juli 2026 mendatang.

Kegiatan akbar dua tahunan ini akan diselenggarakan di Ruteng, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Mengusung tema “Mempertegas Arah Pembangunan Nasional Menuju Indonesia yang Berdaulat dan Berkeadilan”, forum tertinggi tingkat nasional ini tidak hanya berfungsi sebagai arena suksesi kepemimpinan.

Lebih dari itu, momentum ini menjadi ruang krusial bagi seluruh cabang PMKRI se-Indonesia untuk mengevaluasi roda organisasi, merumuskan garis besar haluan organisasi serta menetapkan rekomendasi strategis internal maupun eksternal dalam mengawal isu-isu kemasyarakatan dan kebangsaan ke depan.

  • Penulis: Tim PF
  • Editor: Riky Huwa

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sumatera Utara Kembali Terang Benderang, PLN Rampungkan Pemulihan Kelistrikan

    Sumatera Utara Kembali Terang Benderang, PLN Rampungkan Pemulihan Kelistrikan

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 9
    • 0Komentar

    SUMUT, PIJARFLORES – PT PLN (Persero) berhasil memulihkan 100% sistem kelistrikan yang terdampak banjir dan longsor di Sumatera Utara (Sumut). Kecamatan Sorkam, Kabupaten Tapanuli Tengah, menjadi wilayah terakhir yang kembali menyala pada Minggu (7/12), menandai tuntasnya pemulihan pascabencana yang melanda sejak 25 November 2025. Gubernur Sumatera Utara, M. Bobby Afif Nasution, menyampaikan apresiasi kepada seluruh […]

  • Bupati Manggarai Tunda Penandatanganan Perjanjian Kerja PPPK Paruh Waktu, Ini Alasannya

    Bupati Manggarai Tunda Penandatanganan Perjanjian Kerja PPPK Paruh Waktu, Ini Alasannya

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Ruteng, pijarflores.com – Bupati Manggarai, Herybertus Geradus Laju Nabit, S.E., M.A., menegaskan bahwa pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), baik penuh waktu (full time) maupun paruh waktu, merupakan kebijakan nasional yang diatur secara jelas dalam Undang-Undang Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai bagian dari upaya pemerintah menyelesaikan persoalan tenaga honorer di seluruh Indonesia. Penegasan tersebut […]

  • Hijaukan Pesisir Lombok Timur, PLN Grup NTB Tanam 5.000 Mangrove

    Hijaukan Pesisir Lombok Timur, PLN Grup NTB Tanam 5.000 Mangrove

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 16
    • 0Komentar

    LOMBOK TIMUR, PIJARFLORES – Dalam rangka memperingati Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) 2025, PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) bersama PLN Group NTB melaksanakan aksi penanaman 5.000 bibit mangrove dan 300 tanaman pesisir lainnya, yang terdiri dari 100 bibit ketapang, 100 bibit palem putri, dan 100 bibit cemara, di Desa Jerowaru […]

  • Pastikan Manfaat Nyata, PLN UIP Nusra Perkuat Dialog Masyarakat dalam Pengembangan Geothermal Flores

    Pastikan Manfaat Nyata, PLN UIP Nusra Perkuat Dialog Masyarakat dalam Pengembangan Geothermal Flores

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Manggarai, pijarflores.com/ – Aspek sosial dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung keberhasilan pengembangan energi panas bumi (geothermal) di Pulau Flores. Pendekatan yang mengedepankan komunikasi dan keterlibatan masyarakat disebut menjadi kunci agar proyek transisi energi dapat berjalan secara berkelanjutan. Social Expert PT Connusa, Dennis Goonting, mengatakan bahwa tim sosial memiliki peran untuk memastikan masyarakat […]

  • PLN Kebut Perbaikan Jalur Listrik Langsa-Pangkalan Brandan untuk Pulihkan Kelistrikan Aceh

    PLN Kebut Perbaikan Jalur Listrik Langsa-Pangkalan Brandan untuk Pulihkan Kelistrikan Aceh

    • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 14
    • 0Komentar

    LANGSA, PIJARFLORES – PT PLN (Persero) terus mempercepat upaya pemulihan infrastruktur ketenagalistrikan yang terdampak banjir di wilayah Aceh. Perbaikan pada Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Langsa–Pangkalan Brandan menjadi kunci untuk pemulihan sistem kelistrikan Aceh, (11/12/2025). Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo turun langsung memimpin percepatan pemulihan sekaligus memastikan seluruh sumber daya PLN dimobilisasi dan […]

  • Sistem Kelistrikan Aceh Pulih, PLN Masuki Tahap Pengoperasian Pembangkit

    Sistem Kelistrikan Aceh Pulih, PLN Masuki Tahap Pengoperasian Pembangkit

    • calendar_month Rabu, 17 Des 2025
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Aceh Tamiang, Pijarflores – PT PLN (Persero) berhasil memulihkan kembali jaringan transmisi bertegangan 150 kilovolt (kV) Pangkalan Brandan–Langsa pada Rabu (17/12) pukul 13.30 WIB. Kini, interkoneksi sistem kelistrikan Aceh yang tadinya terisolasi telah kembali terhubung dengan backbone sistem besar Sumatra. Dengan pulihnya interkoneksi tersebut, pemulihan kelistrikan Aceh kini memasuki tahapan pengoperasian kembali pembangkit listrik. Direktur […]

expand_less