Siswa SD-SMP di Langke Rembong Semarakkan Bulan Kemerdekaan Lewat Pentas Seni Suara di Natas Labar
- account_circle Riky Huwa
- calendar_month 9 jam yang lalu
- visibility 96
- comment 0 komentar
- print Cetak

Bupati Manggarai Hery Nabit saat menyaksikan langsung pentas seni dari siswa/i SD dan SMP di Natas Labar Motang Rua.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Ruteng, Pijarflores.com – Pemerintah Kabupaten Manggarai melalui Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (PPO) menggerakkan ratusan murid Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) untuk menyemarakkan Bulan Kemerdekaan melalui pentas seni suara. Rangkaian acara yang penuh semangat nasionalisme ini digelar di ampiteater Natas Labar Motang Rua, Kecamatan Langke Rembong.
Pentas seni suara tersebut dijadwalkan berlangsung selama sebulan penuh, mulai 1 hingga 31 Agustus 2026, setiap pukul 15.00 hingga 17.00 WITA. Pertunjukan diliburkan sementara pada tanggal 16-18 Agustus untuk menghormati puncak peringatan HUT Kemerdekaan RI.
Selain jenjang SD dan SMP, sejumlah Sekolah Menengah Atas (SMA/SMK) di wilayah Langke Rembong turut dilibatkan untuk meramaikan panggung budaya ini.
Bupati Manggarai, Herybertus Geradus Laju Nabit, hadir langsung dan memberikan apresiasi tinggi atas partisipasi aktif para siswa, khususnya anak-anak tingkat Sekolah Dasar yang tampil percaya diri.
Dalam arahannya, Bupati Hery Nabit menekankan bahwa ruang ekspresi seperti ampiteater Natas Labar harus dimanfaatkan secara optimal untuk membentuk mental generasi muda.
“Kehadiran anak-anak kita di panggung ini bukan sekadar bernyanyi, melainkan sebuah latihan mental yang luar biasa. Melalui lagu-lagu yang mereka bawakan, kita sedang menanamkan benih cinta tanah air dan nilai-nilai perjuangan langsung ke dalam jiwa mereka sejak usia dini,” ujar Bupati Hery Nabit, ke Pijarflores.com, pada Senin (3/8).
Ia menambahkan bahwa di tengah gempuran modernisasi dan digitalisasi, penguatan identitas budaya lokal dan nasional menjadi benteng utama bagi anak-anak Manggarai.
“Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus memfasilitasi ruang kreatif seperti ini. Kita ingin memastikan anak-anak Manggarai tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter kuat, menghargai jasa pahlawan, dan bangga akan warisan leluhurnya,” tegasnya.
Sekretaris Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (PPO) Kabupaten Manggarai, Emil Ndahur, menjelaskan kepada media bahwa materi utama pentas seni suara ini difokuskan pada lagu-lagu perjuangan, lagu cinta tanah air, serta lagu daerah Manggarai.
“Penekanannya adalah membangkitkan kembali semangat juang, rasa cinta tanah air, sekaligus mempererat kedekatan murid dengan budayanya sendiri demi membentuk karakter positif,” jelas Emil.
Ia berharap lewat kolaborasi seni ini, generasi masa depan Manggarai mampu tumbuh menjadi anak bangsa yang cerdas dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Kita ingin mereka tumbuh berakar pada budaya lokal, mampu menghargai kemerdekaan, dan siap berkontribusi nyata dalam memajukan bangsa dan negara,” pungkasnya.
- Penulis: Riky Huwa
- Editor: Tim PF

Saat ini belum ada komentar