Breaking News
light_mode
Trending Tags

Dukung Nelayan Lombok Timur Pangkas Biaya Operasional, PLN UIP Nusra Hadirkan Mesin Kapal Listrik

  • account_circle Tim PF
  • calendar_month Jumat, 28 Agt 2026
  • visibility 54
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Mataram, Pijarflorescom – Program mesin kapal berbasis listrik dari PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) diharapkan dapat membantu nelayan Desa Labuan Pandan, Kecamatan Sambelia, Kabupaten Lombok Timur, dalam menekan biaya operasional sekaligus meningkatkan produktivitas melaut. Desa Labuan Pandan merupakan salah satu wilayah Ring 1 pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Lombok FTP-2 Sambelia.

Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) tersebut menjadi bagian dari upaya PLN UIP Nusra menghadirkan manfaat pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan bagi masyarakat di sekitar proyek. Melalui pemanfaatan mesin kapal berbasis listrik, PLN sekaligus mendorong pengenalan teknologi berbasis energi listrik pada aktivitas produktif masyarakat pesisir.

Kepala Desa Labuan Pandan, M. Saruji, mengapresiasi bantuan yang diberikan PT PLN (Persero) UIP Nusra melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Menurutnya, bantuan tersebut tepat sasaran mengingat nelayan setempat menghadapi kendala dalam memperoleh BBM karena lokasi pengisian yang relatif jauh.

“Harapannya bantuan ini dapat menekan pengeluaran nelayan untuk BBM dan meningkatkan produktivitas nelayan kita,” ujar Saruji.

Ia berharap mesin kapal dapat dimanfaatkan secara optimal oleh kelompok penerima manfaat dan digunakan secara bergilir sesuai kebutuhan.

“Kami selaku pemerintah Desa Labuan Pandan tentunya sangat berterima kasih atas bantuan ini. Semoga para nelayan bisa menggunakan mesin kapal ini sebaik-baiknya karena bantuan ini diperuntukkan bagi kelompok,” katanya.

Hal senada disampaikan salah seorang nelayan penerima manfaat, Faisal. Penggunaan mesin kapal berbasis listrik, kata Faisal, dapat membantu mengurangi biaya melaut. Selama ini, keterbatasan biaya untuk membeli BBM bahkan membuat nelayan harus meminjam uang sebelum melaut.

“Senang dengan adanya bantuan ini karena bisa mengurangi pengeluaran. Kalau sedang tidak punya uang untuk beli bensin, kadang kami harus meminjam. Dengan mesin ini, mudah-mudahan biaya melaut bisa lebih ringan,” ujar Faisal.

Selain persoalan biaya operasional, Faisal menyebut nelayan juga menghadapi risiko ketika mesin kapal mengalami gangguan di tengah laut. Kondisi tersebut membuat nelayan harus menunggu bantuan dari kapal lain yang melintas.

Program tersebut merupakan bagian dari Empower Island Transport: Electrifying Marine Transport for Clean Ocean, Safe Crossing & Sustainable Island Mobility. Melalui program ini, PLN UIP Nusra mendorong pemanfaatan teknologi berbasis listrik untuk mendukung aktivitas nelayan sekaligus meningkatkan aspek keselamatan saat melaut.

Dukungan PLN UIP Nusra kepada nelayan dilakukan secara bertahap. Pada Mei 2026, PLN UIP Nusra telah memberikan cat dan perlengkapan pendukung kepada kelompok nelayan. Selanjutnya, satu unit mesin kapal berbasis listrik telah diserahkan dan dimanfaatkan oleh nelayan sebagai bagian dari tahap awal program.

Secara keseluruhan, PLN UIP Nusra menyiapkan 10 unit mesin kapal berbasis listrik melalui program tersebut. Setelah penyerahan satu unit pada tahap awal, sembilan unit mesin kapal listrik lainnya akan diserahkan secara bertahap kepada kelompok nelayan penerima manfaat.

General Manager PT PLN (Persero) UIP Nusra, RDW. Manurung, mengatakan Program Electrifying Marine merupakan bagian dari upaya PLN menghadirkan manfaat sosial bagi masyarakat di sekitar pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan sekaligus memperkenalkan pemanfaatan energi bersih di sektor kelautan.

“PLN berkomitmen untuk terus mengembangkan inisiatif pemberdayaan masyarakat yang memberikan manfaat ekonomi sekaligus memperkenalkan pemanfaatan teknologi dan energi bersih kepada masyarakat pesisir,” ujar Manurung.

Pemanfaatan mesin kapal berbasis listrik diharapkan dapat membantu mengurangi ketergantungan nelayan terhadap BBM, sekaligus mendukung aktivitas perikanan yang lebih efisien dan ramah lingkungan. Sementara itu, penyediaan perlengkapan keselamatan menjadi bagian dari upaya PLN meningkatkan aspek keselamatan nelayan saat melaut.

  • Penulis: Tim PF
  • Editor: Tim PF

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemerintah Kelurahan Poco Mal Salurkan Sembako dan Validasi Data Kelompok Rentan

    Pemerintah Kelurahan Poco Mal Salurkan Sembako dan Validasi Data Kelompok Rentan

    • calendar_month Sabtu, 22 Agt 2026
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Manggarai, Pijarflores.com – Pemerintah Kelurahan Poco Mal, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai, bergerak cepat melakukan penanganan taktis bagi warga terdampak gempa bumi tektonik bermagnitudo 7,7 yang mengguncang Pulau Flores. Langkah ini mencakup penyaluran logistik darurat hingga validasi data spesifik masyarakat guna mempersiapkan kunjungan kerja dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI. Lurah Poco […]

  • EP dan Editor Floresa Pernah Minta Uang Makan ke Bupati Manggarai

    EP dan Editor Floresa Pernah Minta Uang Makan ke Bupati Manggarai

    • calendar_month Sabtu, 15 Nov 2025
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 110
    • 0Komentar

    RUTENG, PIJARFLORES – Wartawan berinisial EP, saat masih bertugas bersama salah satu editornya dari media Floresa.co, dikabarkan pernah meminta sejumlah uang kepada Bupati Manggarai Hery Nabit. Uang tersebut diminta dengan alasan untuk membeli makan siang mereka. Tindakan meminta uang kepada pihak tertentu ini diduga bukan kali pertama dilakukan oleh EP. Saat masih menjadi wartawan di […]

  • Hijaukan Pesisir Lombok Timur, PLN Grup NTB Tanam 5.000 Mangrove

    Hijaukan Pesisir Lombok Timur, PLN Grup NTB Tanam 5.000 Mangrove

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 70
    • 0Komentar

    LOMBOK TIMUR, PIJARFLORES – Dalam rangka memperingati Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) 2025, PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) bersama PLN Group NTB melaksanakan aksi penanaman 5.000 bibit mangrove dan 300 tanaman pesisir lainnya, yang terdiri dari 100 bibit ketapang, 100 bibit palem putri, dan 100 bibit cemara, di Desa Jerowaru […]

  • TP PKK Manggarai Gelar Sosialisasi Deteksi Dini Tumbuh Kembang Anak di Desa Lia

    TP PKK Manggarai Gelar Sosialisasi Deteksi Dini Tumbuh Kembang Anak di Desa Lia

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 71
    • 0Komentar

    RUTENG, PIJARFLORES – Dalam rangka mempersiapkan generasi penerus bangsa yang unggul menuju Indonesia Emas 2045, TP PKK Kabupaten Manggarai menggelar kegiatan sosialisasi pengenalan deteksi tumbuh kembang anak, serta penandatanganan dokumen pembangun komitmen gerakan Desa Sehat PKK dan simulasi kegiatan kelompok Bina Keluarga Balita (BKB) di Desa Lia, Senin (24/11/2025). Acara yang mengusung tema “Awasi Tumbuh Kembang […]

  • PLTU Lombok FTP-2 Unit 1 Sukses Sinkronisasi Perdana, Siap Terangi 38 Ribu Rumah Tangga

    PLTU Lombok FTP-2 Unit 1 Sukses Sinkronisasi Perdana, Siap Terangi 38 Ribu Rumah Tangga

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
    • account_circle Tim PF
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Mataram, Pijarflores.com – PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) melalui Unit Pelaksana Proyek (UPP) Nusra 1 berhasil melaksanakan first synchronization atau sinkronisasi perdana Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Lombok FTP-2 Unit 1 berkapasitas 50 MW di Sambelia, Kabupaten Lombok Timur, pada Jumat (17/7). Keberhasilan ini menjadi tonggak penting dalam proses penyelesaian […]

  • Herman Ngana Bantah Tuduhan Suap Jaksa untuk SP3 Kasus Proyek Bawang Merah

    Herman Ngana Bantah Tuduhan Suap Jaksa untuk SP3 Kasus Proyek Bawang Merah

    • calendar_month Minggu, 9 Nov 2025
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 73
    • 0Komentar

    RUTENG, PIJARFLORES – Kontraktor Herman Ngana membantah keras tuduhan yang menyebut dirinya dan Livens Turuk, pelaksana tugas Kepala Dinas Pertanian kala itu, memberikan sejumlah uang kepada oknum jaksa di Kejaksaan Negeri Manggarai. Uang tersebut dituding sebagai imbalan untuk memperoleh Surat Penghentian Penyidikan (SP3) dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi pengadaan bawang merah pada Dinas Pertanian […]

expand_less