Breaking News
light_mode
Trending Tags

KBM Pascagempa Tetap Berjalan di Bawah Tenda Darurat, Kelas XII Fokus Persiapan TKA

  • account_circle Inno Mamat
  • calendar_month Senin, 7 Sep 2026
  • visibility 231
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Manggarai, Pijarflores.com – Kondisi pascagempa bumi tidak menyurutkan semangat keluarga besar SMK Mutiara Bangsa Reok untuk tetap melaksanakan kegiatan belajar mengajar (KBM). Dengan memanfaatkan tenda darurat sebagai ruang belajar sementara, proses pembelajaran kembali berjalan dengan tetap mengutamakan keselamatan dan kenyamanan peserta didik serta tenaga pendidik. Senin, (7/9/2026).

Di bawah kepemimpinan Kepala SMK Mutiara Bangsa Reok, Riska Sri Pertiwi Ho, S.M.,M.M., sekolah terus berupaya memastikan kegiatan pendidikan tetap berlangsung meskipun berada dalam situasi dan fasilitas yang terbatas akibat dampak gempa bumi.

Pelaksanaan KBM di bawah tenda darurat menjadi salah satu langkah sekolah untuk memastikan hak peserta didik memperoleh pembelajaran tetap terpenuhi di tengah kondisi fasilitas sekolah yang terdampak bencana.

Pembelajaran Tetap Berjalan di Tengah Keterbatasan

Kegiatan belajar mengajar dilaksanakan secara bertahap sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan sekolah. Para guru tetap memberikan pendampingan kepada peserta didik dengan menyesuaikan metode pembelajaran terhadap kondisi lingkungan belajar yang masih berada dalam situasi darurat.

Suasana belajar di bawah tenda memang berbeda dengan ruang kelas pada umumnya. Namun, kondisi tersebut tidak menghilangkan semangat peserta didik untuk mengikuti pembelajaran. Guru berupaya menciptakan suasana belajar yang kondusif, komunikatif, dan tetap berorientasi pada pencapaian kompetensi peserta didik.

Kelas XII Fokus Persiapan TKA

Bagi peserta didik kelas XII, pelaksanaan KBM di tenda darurat diarahkan secara khusus pada penguatan materi dan pendampingan persiapan Tes Kemampuan Akademik (TKA). Pendampingan ini menjadi bagian penting mengingat peserta didik kelas XII harus mempersiapkan diri menghadapi tahapan akademik yang akan menentukan kesiapan mereka melanjutkan pendidikan maupun memasuki dunia kerja.

Guru memberikan penguatan materi, latihan soal, pembahasan, serta pendampingan terhadap kesulitan yang dihadapi peserta didik. Dalam kondisi pascagempa, pendekatan pembelajaran dilakukan secara lebih fleksibel agar peserta didik tetap dapat belajar tanpa mengabaikan kondisi psikologis dan keselamatan mereka.

Tanggapan Guru Bahasa Indonesia

Guru Bahasa Indonesia Thomas Aquino Mamat, S.Pd.,Gr menyampaikan bahwa kondisi darurat bukan alasan untuk menghentikan proses pendidikan. Menurutnya, pelaksanaan KBM di bawah tenda merupakan bentuk komitmen sekolah untuk tetap mendampingi peserta didik, khususnya kelas XII yang sedang mempersiapkan diri menghadapi TKA.

“Kondisi pascagempa tentu memberikan tantangan tersendiri dalam proses pembelajaran. Namun, pendidikan harus tetap berjalan. Di bawah tenda darurat ini, kami berusaha memberikan pendampingan secara maksimal kepada peserta didik, terutama kelas XII yang sedang mempersiapkan TKA,” ujar Thomas Aquino Mamat.

Ia menambahkan bahwa persiapan TKA tidak hanya berkaitan dengan penguasaan materi, tetapi juga membangun kembali kepercayaan diri, kedisiplinan, konsentrasi, dan semangat belajar peserta didik setelah mengalami situasi bencana.

“Kami tidak ingin peserta didik kehilangan kesempatan untuk mempersiapkan masa depan mereka. Karena itu, pembelajaran kami arahkan pada penguatan kompetensi, latihan, pembahasan soal, dan pendampingan secara intensif. Yang paling penting adalah anak-anak tetap merasa didampingi dan tidak sendirian dalam menghadapi situasi ini,” lanjutnya.

Komitmen Kepala Sekolah

Kepala SMK Mutiara Bangsa Reok, Riska Sri Pertiwi Ho, S.M.,M.M., terus mendorong para guru untuk tetap memberikan pelayanan pendidikan kepada peserta didik dengan mengedepankan keselamatan serta menyesuaikan pembelajaran dengan kondisi pascagempa.

Menurutnya, keberlangsungan KBM menjadi bagian penting dari upaya sekolah untuk menjaga semangat belajar peserta didik sekaligus membantu mereka bangkit dari situasi sulit akibat bencana.

Khusus bagi kelas XII, sekolah memberikan perhatian terhadap kesiapan akademik peserta didik melalui pendampingan dan penguatan materi sebagai persiapan menghadapi TKA. Dengan demikian, kondisi darurat tidak menjadi penghalang bagi peserta didik untuk terus mempersiapkan masa depan mereka.

Pendidikan Tetap Menjadi Prioritas

Pelaksanaan KBM di tenda darurat menjadi gambaran nyata bahwa proses pendidikan dapat terus berlangsung meskipun berada dalam keterbatasan. Guru dan peserta didik bersama-sama beradaptasi dengan keadaan, sembari tetap menjaga semangat untuk bangkit dan melanjutkan aktivitas pendidikan.

Bagi kelas XII, setiap kesempatan belajar menjadi momentum penting untuk mempersiapkan diri menghadapi TKA. Sementara bagi sekolah, keberlangsungan pembelajaran merupakan bagian dari upaya membangun kembali semangat peserta didik pascagempa.

Sekolah berharap seluruh peserta didik tetap semangat belajar, menjaga kesehatan dan keselamatan, serta memanfaatkan pendampingan guru dengan sebaik-baiknya. Pascagempa bukan akhir dari perjalanan pendidikan, melainkan momentum untuk bangkit, beradaptasi, dan terus melangkah menuju masa depan.

  • Penulis: Inno Mamat
  • Editor: Tim PF

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Masa Transisi Pemulihan Pasca-Gempa M 7,7, Meldyanti Nabit Prioritaskan ‘Trauma Healing’ ke Anak-Anak

    Masa Transisi Pemulihan Pasca-Gempa M 7,7, Meldyanti Nabit Prioritaskan ‘Trauma Healing’ ke Anak-Anak

    • calendar_month Jumat, 9 Okt 2026
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Manggarai, Pijarflores.com – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Manggarai, Meldyanti Hagur Marcelina Nabit, kembali turun langsung menyambangi warga terdampak gempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,7 di wilayah Kecamatan Reok pada Kamis (8/10/2026). Kunjungan kemanusiaan ini menyasar dua wilayah, yakni Desa Watu Tango dan Kelurahan Wangkung. Selain mendistribusikan bantuan fisik, kehadiran istri Bupati […]

  • Geothermal Flores: Solusi PLN Hadirkan Listrik Murah dan Ramah Lingkungan

    Geothermal Flores: Solusi PLN Hadirkan Listrik Murah dan Ramah Lingkungan

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 72
    • 0Komentar

    Manggarai, pijarflores.com/ – Emirensia Wawo, warga Desa Ulubelu, Kecamatan Golewa, Kabupaten Ngada, tak lgi asing dengan fenomena lumpur panas yang muncul dari dalam tanah di kampungnya. Sejak tahun 1950-an, manifestasi alam itu telah menjadi bagian dari keseharian warga. Namun, ia baru memahami bahwa fenomena tersebut merupakan potensi energi panas bumi ketika tim PT PLN (Persero) […]

  • Bawang Merah Tumbuh Subur di Daerah Dingin, Pemkab dan DPRD Manggarai Siap Perluas Budi Daya

    Bawang Merah Tumbuh Subur di Daerah Dingin, Pemkab dan DPRD Manggarai Siap Perluas Budi Daya

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Ruteng, pijarflores.com – Budi daya bawang merah mulai menunjukkan hasil positif di wilayah beriklim dingin Kabupaten Manggarai. Kelompok tani di Desa Meler, Kecamatan Ruteng, sukses mengembangkan komoditas ini dan bersiap melakukan panen raya dalam waktu dekat (29/5/2026). Anggota kelompok tani Desa Meler, Stanislaus Wera, menjelaskan bahwa karakteristik bawang merah yang mereka tanam sama persis dengan […]

  • Filipina Bakal Contek Cara RI Kembangkan Perbankan Syariah

    Filipina Bakal Contek Cara RI Kembangkan Perbankan Syariah

    • calendar_month Minggu, 18 Jun 2017
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 65
    • 0Komentar

    Kerja sama bilateral antara Indonesia dengan Filipina di bidang perbankan, dimanfaatkan Filipina untuk meniru pengembangan industri perbankan berbasis syariah yang lebih dulu dijalankan Indonesia. Gubernur Bangko Sentral ng Pilipinas (BSP) Amando M. Tetangco menilai Indonesia memiliki pengalaman yang lebih luas dalam mengembangkan industri perbankan khususnya pada skema bank berbasis syariah.

  • Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Pembangunan Infrastruktur Perkuat Optimisme Pariwisata Manggarai Barat

    Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Pembangunan Infrastruktur Perkuat Optimisme Pariwisata Manggarai Barat

    • calendar_month Rabu, 21 Okt 2026
    • account_circle Tim PF
    • visibility 74
    • 0Komentar

    LABUAN BAJO, PIJARFLORES.COM – Pembangunan infrastruktur dan penguatan konektivitas menjadi salah satu aspek penting dalam menilai dampak dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka terhadap Kabupaten Manggarai Barat. Hal tersebut mengemuka dalam Diskusi Publik bertajuk “Menakar Kebijakan 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran” yang diselenggarakan Komunitas Pemuda Anti Radikalisme Manggarai Barat (KOPEARAD […]

  • Kembangkan Bakat Seni Generasi Muda, Legato Music and Vocal Course Resmi Hadir di Ruteng

    Kembangkan Bakat Seni Generasi Muda, Legato Music and Vocal Course Resmi Hadir di Ruteng

    • calendar_month Sabtu, 17 Okt 2026
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 636
    • 1Komentar

    Ruteng, Pijarflores.com – Kabar gembira bagi masyarakat Manggarai dan sekitarnya yang ingin mengasah bakat di bidang seni musik. Tepat pada hari ini, Sabtu, 17 Oktober 2026, Legato Vocal and Music Course secara resmi meluncurkan lembaga kursus musik terbarunya yang berlokasi di Jalan Hatta Lawir, Ruteng – Manggarai. Mengusung jargon “Kuasai Tekniknya, Sentuh Hatinya”, lembaga ini […]

expand_less