Breaking News
light_mode
Trending Tags

Sinergi Budaya dan Energi: PLN Gandeng Masyarakat Adat Ngada di Proyek PLTP Mataloko

  • account_circle Tim PF
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 7
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Mataram, Pijarflores.com – PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) melaksanakan prosesi adat bersama masyarakat adat Ngada sebagai bagian dari tahapan pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Mataloko (2×10 MW) di Desa Wogo, Kecamatan Golewa, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis, 10 September 2026.

Prosesi adat dilakukan melalui penanaman pilar adat berupa watu dan ngasu serta pilar nasional bersama perwakilan masyarakat adat Sa’o Millo Mari dan Sa’o Rara. Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Wogo dan Lembaga Pemangku Adat (LPA) Desa Wogo.

Penanaman watu dan ngasu merupakan bagian dari tata adat masyarakat setempat dalam menegaskan batas wilayah sekaligus menandai pelepasan hak atas tanah. Pelaksanaan prosesi tersebut menjadi bagian dari komitmen PLN untuk menghormati nilai, kearifan lokal, dan tata adat masyarakat Ngada dalam setiap tahapan pengembangan PLTP Mataloko.

Marselus Selu dari Lembaga Pemangku Adat (LPA) Desa Wogo, menjelaskan bahwa prosesi tersebut diawali dengan dibawanya batu adat oleh pihak rumah adat ke Kantor Desa Wogo. Batu tersebut kemudian diserahkan kepada PLN melalui ritual adat mate ngana yang disaksikan oleh pemerintah desa, LPA, serta tokoh-tokoh adat setempat. Prosesi ini menjadi bagian dari pengesahan penyerahan batu adat dari pemilik tanah kepada PLN.

“Batu itu diterima dan diserahkan kepada PLN melalui ritual mate ngana. Ritual ini untuk mengesahkan batu dari pemilik tanah kepada PLN, disaksikan oleh pemerintah dan tokoh adat,” ujar Marselus.

Lahan yang telah melalui prosesi adat tersebut selanjutnya akan digunakan untuk mendukung pengembangan Geowisata Panas Bumi Mataloko sebagai bagian dari pengembangan PLTP Mataloko (2×10 MW). Konsep ini mengedepankan pemanfaatan langsung panas bumi _(direct use)_ sehingga potensi panas bumi Mataloko tidak hanya dikembangkan sebagai sumber energi listrik, tetapi juga dapat memberikan nilai tambah melalui pengembangan kawasan geowisata.

Pihak Soma Sa’o Milo Mari, Arnold Dopo Umi, mengatakan semua kesepakatan antara pemilik lahan dan pihak yang membutuhkan lahan sudah disepakati dan kesepakatan itu diterima oleh kedua pihak.

“Kami semua dari hati sudah serahkan batu itu secara adat supaya ditanam di lokasi. Dari pihak sa’o menyerahkan tanah dengan hati yang tulus tanpa paksaan kepada PLN sebagai pembeli,” ucap Arnold.

Pengembangan Geowisata Panas Bumi Mataloko merupakan inisiatif PLN sebagai pengembang sekaligus tindak lanjut atas saran Gubernur Nusa Tenggara Timur agar potensi panas bumi Mataloko dapat dikembangkan dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat sekitar.

Sebelum prosesi adat dilaksanakan, PT PLN (Persero) UIP Nusra melalui UPP Nusra 2 telah menjalankan serangkaian tahapan bersama para pihak, mulai dari verifikasi, mediasi, pengukuran, identifikasi dan inventarisasi tanah, hingga musyawarah kompensasi. Pembayaran kompensasi kepada pihak yang berhak telah diselesaikan pada 4 September 2026.

Seiring dengan tahapan tersebut, pekerjaan fisik untuk mendukung pengembangan kawasan Geowisata Panas Bumi Mataloko juga mulai dilakukan, antara lain pematokan batas tanah serta pengecoran pondasi pagar pada area yang akan dikembangkan.

General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra), RDW. Manurung, mengatakan penghormatan terhadap tata adat dan keterlibatan masyarakat merupakan bagian penting dalam setiap tahapan pengembangan infrastruktur ketenagalistrikan PLN.

“Pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan harus berjalan seiring dengan penghormatan terhadap nilai dan kearifan lokal. Keterlibatan para pemangku adat, pemerintah, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam memastikan setiap tahapan pembangunan dapat berjalan dengan baik,” ujar Manurung.

Menurut Manurung, pengembangan Geowisata Panas Bumi Mataloko juga diharapkan dapat memperluas manfaat keberadaan panas bumi bagi masyarakat melalui pemanfaatan langsung potensi panas bumi di kawasan tersebut.

“PLN berkomitmen menjaga koordinasi dengan pemerintah daerah dan masyarakat adat guna memastikan seluruh tahapan pengembangan PLTP Mataloko berjalan sesuai ketentuan, menghormati tata nilai setempat, sekaligus memberikan manfaat yang semakin luas bagi masyarakat,” tutup Manurung.

  • Penulis: Tim PF
  • Editor: Tim PF

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hadir dengan Kemasan Modern, Beras Premium “Molas Manggarai” Siap Bersaing di Pasar Luas

    Hadir dengan Kemasan Modern, Beras Premium “Molas Manggarai” Siap Bersaing di Pasar Luas

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 57
    • 0Komentar

    MANGGARAI, pijarflores.com – Bupati Manggarai, Herybertus G.L. Nabit, secara resmi meluncurkan produk beras premium dengan branding “Molas Manggarai” di Rumah Produksi Desa Paka, Kecamatan Satar Mese, pada Rabu (08/04/2026). Produk ini merupakan hasil kolaborasi antara BUMDesa Lonto Leok Paka dengan program pemberdayaan Transformasi Ekonomi Kampung Terpadu (TEKAD) Manggarai melalui skema Demplot dan Rumah Inovasi Teknologi […]

  • Pasca-Gempa, Pelayanan Kantor Bank NTT Cabang Ruteng Dialihkan Sementara ke Kantor Mbaumuku dan GOR Dinas PPO Mulai Besok

    Pasca-Gempa, Pelayanan Kantor Bank NTT Cabang Ruteng Dialihkan Sementara ke Kantor Mbaumuku dan GOR Dinas PPO Mulai Besok

    • calendar_month Senin, 17 Agt 2026
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 1.450
    • 0Komentar

    Ruteng, Pijarflores.com – Bencana gempa bumi tektonik bermagnitudo 7,7 yang mengguncang Pulau Flores turut berdampak pada kerusakan fisik kategori sedang pada Gedung Kantor Bank NTT Cabang Ruteng. Merespons kondisi tersebut, manajemen Bank NTT bergerak cepat mengalihkan seluruh pelayanan operasional tatap muka di dalam kota ke kantor Bank NTT Mbaumuku dan Gedung Olahraga (GOR) Dinas PPO […]

  • MEMILIH MEJA PERUNDINGAN ATAU MENU

    MEMILIH MEJA PERUNDINGAN ATAU MENU

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Oleh: Edi Danggur Pijarflores – Jika ada sengketa tanah di antara warga masyarakat, hendaknya diselesaikan melalui dialog atau bipartit. Jangan cepat-cepat menyerahkan sengketa itu kepada aparat penegak hukum (polisi, jaksa, hakim). Sebab, dengan demikian Anda menyerahkan kendali untuk menyelesaikan masalah itu kepada pihak lain. Kaum bijak biasanya menasehati: “Jika kamu tidak duduk di meja perundingan […]

  • Dekranasda Manggarai Targetkan Pembentukan Museum Tenun dan Perkuat Edukasi Kain Songke

    Dekranasda Manggarai Targetkan Pembentukan Museum Tenun dan Perkuat Edukasi Kain Songke

    • calendar_month Sabtu, 1 Agt 2026
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Ruteng, Pijarflores.com – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Manggarai menyelenggarakan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) yang dirangkaikan dengan pengukuhan pengurus tingkat kecamatan serta sosialisasi program strategis daerah. Kegiatan ini berlangsung di Aula Ranaka Kantor Bupati Manggarai pada Sabtu (1/8/2026).  Dalam kegiatan tersebut, Ketua Dekranasda Kabupaten Manggarai, Meldyanti Hagur Marcelina Nabit, memaparkan kekayaan motif tenun khas […]

  • Bajo Talk Foundation dan IFG Gelar Youth Fest 2025: Dorong Peran Pemuda Labuan Bajo Lewat Seni dan UMKM

    Bajo Talk Foundation dan IFG Gelar Youth Fest 2025: Dorong Peran Pemuda Labuan Bajo Lewat Seni dan UMKM

    • calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 65
    • 0Komentar

    LABUAN BAJO, PIJARFLORES – Bajo Talk Foundation kembali menegaskan komitmennya untuk selalu memberikan ruang kepada para pemuda di Manggarai Barat untuk terus berkembang. Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda yang jatuh pada tanggal 28 Oktober, IFG menggelar Youth Fest 2025 untuk mendorong peran pemuda di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT). Youth Fest tahun ini […]

  • BRI Peduli Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Gempa di Manggarai dan Manggarai Timur

    BRI Peduli Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Gempa di Manggarai dan Manggarai Timur

    • calendar_month Sabtu, 22 Agt 2026
    • account_circle Tim PF
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Manggarai, Pijarflores.com – Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana gempa bumi di Flores, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui program BRI Peduli menyalurkan bantuan sembako kepada masyarakat terdampak di Kabupaten Manggarai dan Kabupaten Manggarai Timur. Bantuan tersebut disalurkan pada 16-17 Agustus 2026. Adapun bantuan yang diberikan berupa nasi box, mie instan, telur, dan […]

expand_less