Breaking News
light_mode
Trending Tags

Dinas Pertanian Manggarai Uji Coba Dua Unit Combine Harvester di Lingko Lanar Cancar

  • account_circle Riky Huwa
  • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
  • visibility 58
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ruteng, pijarflores.com – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Manggarai menguji coba pemanfaatan alat dan mesin pertanian (alsintan) jenis combine harvester di areal persawahan Lingko Lanar, Cancar, Kecamatan Ruteng, sejak 17 Mei 2026.

Uji coba tersebut dilakukan untuk membantu petani mempercepat proses panen padi sekaligus menekan biaya produksi pertanian yang selama ini mayoritas masih dilakukan secara manual.

Pantauan di lokasi menunjukkan dua unit combine harvester beroperasi di hamparan persawahan Lingko Lanar untuk membantu petani memanen padi. Kehadiran alat panen modern tersebut menarik perhatian warga. Para petani tampak antusias menyaksikan proses panen yang berlangsung lebih cepat dan efisien.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Manggarai, Ferdy Ampur, mengatakan bahwa penggunaan alsintan mulai memberikan dampak positif bagi petani. Dampak tersebut terlihat baik dari sisi efisiensi biaya maupun peningkatan hasil panen.

Menurut Ferdy, berdasarkan hasil monitoring dan testimoni petani di lapangan, penggunaan alat panen modern ini mampu menghemat biaya panen hingga 60 persen dibandingkan metode manual. Selain itu, penggunaan combine harvester juga dinilai mampu meningkatkan produktivitas hasil pertanian antara 10 hingga 15 persen.

“Kita melihat hasil panen meningkat dan biaya panen jauh lebih hemat. Ini menjadi langkah penting dalam modernisasi pertanian di Kabupaten Manggarai,” ujarnya saat memantau langsung proses panen di Lingko Lanar.

Salah seorang petani milenial di Lingko Lanar, Benediktus Bagul, mengaku sangat terbantu oleh kehadiran alat panen modern tersebut. Menurutnya, proses panen menjadi lebih cepat dan tenaga kerja yang dibutuhkan jauh lebih sedikit.

“Jika panen manual biasanya membutuhkan waktu beberapa hari, sekarang dengan alat ini pekerjaan selesai jauh lebih cepat,” kata Benediktus.

Testimoni serupa disampaikan oleh petani lainnya, Maria D. Ia menilai penggunaan combine harvester membantu mengurangi biaya panen sekaligus meminimalkan kehilangan hasil padi saat proses perontokan.

“Kami merasa sangat terbantu karena biaya panen lebih ringan dan hasil padi juga lebih bersih,” ujar Maria.

Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Campe Cama, Wilhelmus, berharap penggunaan alsintan terus diperluas di wilayah pertanian Kabupaten Manggarai. Hal ini diharapkan dapat memicu generasi muda untuk terjun ke sektor pertanian modern.

“Jika pertanian sudah menggunakan teknologi seperti ini, anak muda tentu lebih tertarik untuk kembali bekerja di sektor pertanian,” ungkap Wilhelmus.

Berbagai testimoni petani tersebut sekaligus mematahkan anggapan sejumlah pihak yang sebelumnya menilai penggunaan alsintan mahal dan tidak efektif.

Faktanya, para petani justru merasakan manfaat nyata melalui penghematan biaya, percepatan panen, serta peningkatan hasil produksi.Meski demikian, Ferdy mengakui masih terdapat sejumlah kendala dalam penerapan alsintan di lapangan.

Kendala utama adalah ukuran petakan lahan pertanian masyarakat yang relatif sempit, sehingga memengaruhi ruang gerak dan efektivitas kerja alat.Namun, antusiasme petani terhadap penggunaan alsintan ini dinilai sangat tinggi.

Pemerintah Kabupaten Manggarai melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan berkomitmen untuk terus mendorong pemanfaatan teknologi di wilayah sentra produksi padi.

Ke depan, Dinas Pertanian juga berencana mengoptimalkan pemanfaatan alsintan secara menyeluruh. Optimalisasi ini dimulai dari tahap pengolahan lahan, penanaman, perawatan, hingga proses panen.

Langkah ini diambil untuk mendukung modernisasi pertanian yang lebih efektif, efisien, dan berkelanjutan.Modernisasi pertanian ini juga diharapkan mampu menarik minat generasi muda melalui program petani milenial yang sedang dikembangkan oleh pemerintah daerah.

  • Penulis: Riky Huwa

Rekomendasi Untuk Anda

  • PLTP Ulumbu di Kabupaten Manggarai Tetap Terjaga Pascagempa M 7,7

    PLTP Ulumbu di Kabupaten Manggarai Tetap Terjaga Pascagempa M 7,7

    • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
    • account_circle Tim PF
    • visibility 73
    • 0Komentar

    Mataram, Pijarflores.com – PT PLN (Persero) memastikan keandalan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Ulumbu di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur, tetap terjaga pascagempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Flores pada 15 Agustus 2026. Kepala Teknik Panas Bumi (KTPB) Ulumbu, Roya Ginting, menjelaskan bahwa setelah gempa terjadi, PLN segera melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap […]

  • POLEMIK GEOTHERMAL DI FLORES, DIMANA PARA USKUP BERDIRI?

    POLEMIK GEOTHERMAL DI FLORES, DIMANA PARA USKUP BERDIRI?

    • calendar_month Senin, 7 Sep 2026
    • account_circle Edi Danggur
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Oleh: Edi Danggur Pijarflores.com – Di Flores, proyek geothermal bukan soal sumber energi listrik. Proyek geothermal telah menjadi garis pemisah. Ada yang pro karena butuh lapangan kerja dan listrik murah. Ada yang kontra karena takut hutan adat, mata air, dan tanah leluhur hilang. Di tengah tarik-menarik ini, satu pertanyaan menggema: ke manakah seharusnya para pemimpin […]

  • Pasca Gempa M 7,7 Manggarai: Personel Brimob Dikerahkan Evakuasi Puing dan Amankan 121 Rumah Rusak di Desa Dimpong

    Pasca Gempa M 7,7 Manggarai: Personel Brimob Dikerahkan Evakuasi Puing dan Amankan 121 Rumah Rusak di Desa Dimpong

    • calendar_month Minggu, 16 Agt 2026
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Manggarai, Pijarflores.com – Sebanyak 23 personel Brimob Kompi 2 Yon B Pelopor yang dipimpin langsung oleh Danki Brimob Soleman Talo, S.H., tiba di Desa Dimpong, Kecamatan Rahung Utara, Kabupaten Manggarai pada Minggu (16/8/2026) pukul 10.15 WITA. Kehadiran tim tanggap darurat ini bertujuan untuk memeriksa, mengamankan, serta membersihkan material rumah warga yang roboh akibat guncangan gempa […]

  • Dorong Akurasi Data dan Tekan Angka Anak Tidak Sekolah, Dinas PPO Manggarai Sosialisasi Dapodik Versi 2027

    Dorong Akurasi Data dan Tekan Angka Anak Tidak Sekolah, Dinas PPO Manggarai Sosialisasi Dapodik Versi 2027

    • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 311
    • 0Komentar

    Ruteng, Pijarflores.com – Pemerintah Kabupaten Manggarai melalui Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (PPO) menggelar Sosialisasi Data Pokok Pendidikan (Dapodik) Versi 2027 Tahun Pelajaran 2026/2027 sekaligus Sosialisasi Penanganan Anak Tidak Sekolah (ATS) 2026. Kegiatan yang menyasar jenjang PAUD/PKBM, SD, dan SMP se-Kabupaten Manggarai ini berpusat di Aula Dinas PPO Kabupaten Manggarai pada Rabu (5/8/2026). Kepala Dinas […]

  • Desa Ling Jadi Pilot Project Program Local Sponsorship Plan Indonesia di Manggarai

    Desa Ling Jadi Pilot Project Program Local Sponsorship Plan Indonesia di Manggarai

    • calendar_month Minggu, 21 Jun 2026
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 563
    • 0Komentar

    Ruteng, Pijarflores.com – Yayasan Plan International Indonesia (Plan Indonesia) bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manggarai menggelar Phase-in Ceremony Local Sponsorship. Kegiatan ini berlangsung di halaman Kampung Wesa, Desa Ling, Kecamatan Satar Mese Utara, Kabupaten Manggarai, pada Sabtu (20/6/2026). Mewakili Bupati Manggarai, Asisten Administrasi Umum (Asisten III) Setda Kabupaten Manggarai, Marianus Yosef Jelamu, yang mewakili […]

  • Lawan Ketergantungan Gawai, Vinsensius Supriadi Galakkan Gerakan Literasi di Kecamatan Ruteng

    Lawan Ketergantungan Gawai, Vinsensius Supriadi Galakkan Gerakan Literasi di Kecamatan Ruteng

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Manggarai, pijarflores.com – Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Manggarai, Vinsensius Supriadi, menunjukkan komitmen nyata dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) melalui gerakan literasi. Politisi Fraksi PKB ini turun langsung ke sejumlah sekolah untuk membagikan buku bacaan guna membangkitkan kembali minat baca pelajar. Pembagian buku menyasar tiga sekolah di Kecamatan Ruteng, yakni SMPN 2 Ruteng, SDK […]

expand_less