Breaking News
light_mode
Trending Tags

Ahli ITB: Pengambilan Air Sungai untuk PLTP Mataloko Terbatas dan Tak Terus-menerus

  • account_circle Tim PF
  • calendar_month 20 jam yang lalu
  • visibility 71
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Mataram, Pijarflores.com – PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) menegaskan bahwa pemanfaatan air Sungai Tiwu Bala untuk mendukung kegiatan pengeboran Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Mataloko (2×10 MW) di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), dilakukan secara terbatas, bersifat sementara, dan telah melalui kajian teknis serta lingkungan yang komprehensif.

Pengajar sekaligus Advisory Board Program Magister Panas Bumi Institut Teknologi Bandung (ITB), Ali Ashat, menjelaskan bahwa penggunaan air sungai saat ini masih berada pada tahap penyediaan air untuk mengisi kolam penampung (water pond) yang digunakan selama proses pengeboran.

“Pemanfaatan air sungai ini hanya untuk mendukung kegiatan pengeboran. Yang paling penting adalah dilakukan monitoring secara berkala dan sosialisasi yang berkesinambungan kepada masyarakat,” ujar Ali (10/7).

Ia menjelaskan, kebutuhan air tersebut juga tidak digunakan secara terus-menerus selama 24 jam setiap hari. Air hanya akan diambil ketika cadangan pada water pond berkurang, sementara sumber utama pengisian kolam penampung berasal dari air hujan dan air yang tersirkulasi kembali selama proses pengeboran.

Ali menambahkan bahwa kegiatan pengeboran panas bumi hanya membutuhkan tambahan air dalam jumlah lebih besar ketika pengeboran telah mencapai lapisan reservoir atau kondisi total loss, dan kondisi tersebut bersifat sementara dengan durasi terbatas.

“Dalam kondisi normal, kebutuhan air di lapangan sangat kecil dan sebagian besar hanya digunakan untuk mendukung aktivitas operasional pekerja. Karena itu, pemanfaatan air sungai untuk pengeboran bersifat sementara dan bukan kebutuhan permanen,” jelasnya.

Pemanfaatan air Sungai Tiwu Bala untuk mendukung kegiatan pengeboran PLTP Mataloko telah memperoleh Izin Pengusahaan Sumber Daya Air dari Kementerian Pekerjaan Umum. Izin tersebut menjadi dasar pelaksanaan pemanfaatan air sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan serta memastikan kegiatan dilakukan dengan memperhatikan aspek pengelolaan dan kelestarian sumber daya air.

Sementara itu, Kepala Teknik Panas Bumi (KTPB) WKP Mataloko, Adrys Silaban, menjelaskan bahwa untuk mendukung kegiatan pengeboran, PLN telah menyiapkan empat kolam penampung (water pond) yang akan diisi menggunakan air dari Sungai Tiwu Bala.

“Masing-masing water pond memiliki kapasitas rata-rata sekitar 4.840 meter kubik. Pengambilan air dilakukan hanya untuk mengisi kolam penampung sebelum kegiatan pengeboran dimulai. Selanjutnya, air dimanfaatkan secara sirkulatif selama proses pengeboran, sehingga penambahan pasokan air dari sungai hanya dilakukan apabila volume kolam berkurang.

Dengan demikian, pengambilan air tidak dilakukan secara terus-menerus dan hanya bersifat sementara selama tahapan pengeboran,” jelas Adrys.

Ia menambahkan, saat ini water pond juga telah mulai terisi secara alami oleh air hujan sebagai bagian dari persiapan kegiatan pengeboran.

Ia menambahkan, saat ini sebagian kebutuhan air pada water pond juga telah terpenuhi secara alami melalui air hujan yang tertampung. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa pengambilan air dari sungai dilakukan secara bertahap sesuai kebutuhan operasional dan tidak berlangsung secara terus-menerus.

General Manager PT PLN (Persero) UIP Nusra, RDW. Manurung, mengatakan bahwa seluruh tahapan pengembangan PLTP Mataloko dilaksanakan dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian, keterbukaan, dan partisipasi masyarakat.

“Kami memastikan pemanfaatan air dilakukan berdasarkan hasil kajian teknis dan lingkungan yang memadai serta senantiasa mengedepankan aspek keberlanjutan. PLN juga berkomitmen untuk terus melibatkan masyarakat dalam proses monitoring dan membuka ruang komunikasi secara terbuka,” ujar Manurung.

Menurutnya, pengembangan PLTP Mataloko merupakan bagian dari upaya pemerintah meningkatkan bauran energi baru terbarukan di Flores sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap pembangkit berbahan bakar fosil.

  • Penulis: Tim PF
  • Editor: Riky Huwa

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cegah Penipuan Telepon, Aplikasi wondr by BNI Kini Otomatis Terkunci Saat Ada Panggilan Masuk

    Cegah Penipuan Telepon, Aplikasi wondr by BNI Kini Otomatis Terkunci Saat Ada Panggilan Masuk

    • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2026
    • account_circle Tim PF
    • visibility 61
    • 0Komentar

    Pijarflores.com – Kabar baik hadir bagi para pengguna aplikasi wondr by BNI. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk terus berinovasi demi memberikan pengalaman perbankan digital yang lebih aman dan nyaman. Kali ini, BNI menghadirkan fitur keamanan terbaru yang bekerja secara otomatis melindungi nasabah dari risiko penipuan berbasis telepon. Inovasi ini hadir dalam bentuk yang sederhana […]

  • Resmikan Mbaru Gendang Nanga, Wabup Fabi Tegaskan Komitmen Pelestarian Budaya Manggarai

    Resmikan Mbaru Gendang Nanga, Wabup Fabi Tegaskan Komitmen Pelestarian Budaya Manggarai

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle Tim
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Ruteng, Pijarflores.com – Wakil Bupati Manggarai, Fabianus Abu, meresmikan pemanfaatan Mbaru Gendang Nanga di Desa Bere, Kecamatan Cibal Barat, pada Selasa pagi (23/6/2026). Peresmian ini ditandai dengan pengguntingan pita setelah rombongan disambut dengan ritus Curu atau penjemputan adat. Selanjutnya, Wabup Fabi diantar masuk ke dalam rumah adat untuk mengikuti ritus Kapu (penerimaan tamu) yang kemudian […]

  • CARA YANG ADIL MENUJU TUJUAN YANG ADIL

    CARA YANG ADIL MENUJU TUJUAN YANG ADIL

    • calendar_month Sabtu, 30 Mei 2026
    • account_circle Edi Danggur
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Pada waktu kita duduk di bangku Sekolah Dasar (SD), guru mengajarkan sebuah etika: jika ada temanmu menyontek saat ujian, laporkan ke guru dengan bukti-bukti. Tidak boleh fitnah dan mencemarkan nama teman semata-mata untuk menjatuhkan temanmu. Ketika menginjak usia dewasa, ada yang sudah menjadi aktivis. Ajaran serupa dihidupi. Ada perusahaan mendapat ijin Hak Pengusahaan Hutan (HPH). […]

  • Herman Ngana Bantah Keras Tuduhan Dirinya Gemetar Saat Diperiksa, Terkait Rekaman Saya Berani Bersumpah, Itu Tidak Benar

    Herman Ngana Bantah Keras Tuduhan Dirinya Gemetar Saat Diperiksa, Terkait Rekaman Saya Berani Bersumpah, Itu Tidak Benar

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 11
    • 0Komentar

    RUTENG, PIJARFLORES – Herman Ngana dengan tegas membantah pemberitaan salah satu media lokal yang menyebut dirinya gemetar saat diperiksa oleh Tim Pengawasan Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur (Kejati NTT) di Kejaksaan Negeri Manggarai karena terkait rekaman dugaan suap dalam kasus bawang merah. Pemeriksaan itu berlangsung pada Rabu (12/11/2025). Herman menegaskan bahwa sejak awal pemeriksaan, dirinya […]

  • Berkas Lengkap, Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Narkoba ke Kejaksaan

    Berkas Lengkap, Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Narkoba ke Kejaksaan

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Ruteng, pijarflores.com/ – Penyidik Satuan Reserse Narkoba (Sat Resnarkoba) Polres Manggarai resmi melaksanakan proses Tahap II, yakni penyerahan tersangka dan barang bukti terkait kasus tindak pidana narkotika kepada Kejaksaan Negeri Manggarai, Senin (05/03/2026) sore. Dua tersangka yang dilimpahkan berinisial AGA dan GA. Pelimpahan ini dilakukan setelah berkas perkara keduanya dinyatakan lengkap (P21) oleh Jaksa Penuntut […]

  • Pastikan Manfaat Nyata, PLN UIP Nusra Perkuat Dialog Masyarakat dalam Pengembangan Geothermal Flores

    Pastikan Manfaat Nyata, PLN UIP Nusra Perkuat Dialog Masyarakat dalam Pengembangan Geothermal Flores

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Manggarai, pijarflores.com/ – Aspek sosial dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung keberhasilan pengembangan energi panas bumi (geothermal) di Pulau Flores. Pendekatan yang mengedepankan komunikasi dan keterlibatan masyarakat disebut menjadi kunci agar proyek transisi energi dapat berjalan secara berkelanjutan. Social Expert PT Connusa, Dennis Goonting, mengatakan bahwa tim sosial memiliki peran untuk memastikan masyarakat […]

expand_less