Breaking News
light_mode
Trending Tags

Ahli ITB: Pengambilan Air Sungai untuk PLTP Mataloko Terbatas dan Tak Terus-menerus

  • account_circle Tim PF
  • calendar_month Senin, 13 Jul 2026
  • visibility 139
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Mataram, Pijarflores.com – PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) menegaskan bahwa pemanfaatan air Sungai Tiwu Bala untuk mendukung kegiatan pengeboran Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Mataloko (2×10 MW) di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), dilakukan secara terbatas, bersifat sementara, dan telah melalui kajian teknis serta lingkungan yang komprehensif.

Pengajar sekaligus Advisory Board Program Magister Panas Bumi Institut Teknologi Bandung (ITB), Ali Ashat, menjelaskan bahwa penggunaan air sungai saat ini masih berada pada tahap penyediaan air untuk mengisi kolam penampung (water pond) yang digunakan selama proses pengeboran.

“Pemanfaatan air sungai ini hanya untuk mendukung kegiatan pengeboran. Yang paling penting adalah dilakukan monitoring secara berkala dan sosialisasi yang berkesinambungan kepada masyarakat,” ujar Ali (10/7).

Ia menjelaskan, kebutuhan air tersebut juga tidak digunakan secara terus-menerus selama 24 jam setiap hari. Air hanya akan diambil ketika cadangan pada water pond berkurang, sementara sumber utama pengisian kolam penampung berasal dari air hujan dan air yang tersirkulasi kembali selama proses pengeboran.

Ali menambahkan bahwa kegiatan pengeboran panas bumi hanya membutuhkan tambahan air dalam jumlah lebih besar ketika pengeboran telah mencapai lapisan reservoir atau kondisi total loss, dan kondisi tersebut bersifat sementara dengan durasi terbatas.

“Dalam kondisi normal, kebutuhan air di lapangan sangat kecil dan sebagian besar hanya digunakan untuk mendukung aktivitas operasional pekerja. Karena itu, pemanfaatan air sungai untuk pengeboran bersifat sementara dan bukan kebutuhan permanen,” jelasnya.

Pemanfaatan air Sungai Tiwu Bala untuk mendukung kegiatan pengeboran PLTP Mataloko telah memperoleh Izin Pengusahaan Sumber Daya Air dari Kementerian Pekerjaan Umum. Izin tersebut menjadi dasar pelaksanaan pemanfaatan air sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan serta memastikan kegiatan dilakukan dengan memperhatikan aspek pengelolaan dan kelestarian sumber daya air.

Sementara itu, Kepala Teknik Panas Bumi (KTPB) WKP Mataloko, Adrys Silaban, menjelaskan bahwa untuk mendukung kegiatan pengeboran, PLN telah menyiapkan empat kolam penampung (water pond) yang akan diisi menggunakan air dari Sungai Tiwu Bala.

“Masing-masing water pond memiliki kapasitas rata-rata sekitar 4.840 meter kubik. Pengambilan air dilakukan hanya untuk mengisi kolam penampung sebelum kegiatan pengeboran dimulai. Selanjutnya, air dimanfaatkan secara sirkulatif selama proses pengeboran, sehingga penambahan pasokan air dari sungai hanya dilakukan apabila volume kolam berkurang.

Dengan demikian, pengambilan air tidak dilakukan secara terus-menerus dan hanya bersifat sementara selama tahapan pengeboran,” jelas Adrys.

Ia menambahkan, saat ini water pond juga telah mulai terisi secara alami oleh air hujan sebagai bagian dari persiapan kegiatan pengeboran.

Ia menambahkan, saat ini sebagian kebutuhan air pada water pond juga telah terpenuhi secara alami melalui air hujan yang tertampung. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa pengambilan air dari sungai dilakukan secara bertahap sesuai kebutuhan operasional dan tidak berlangsung secara terus-menerus.

General Manager PT PLN (Persero) UIP Nusra, RDW. Manurung, mengatakan bahwa seluruh tahapan pengembangan PLTP Mataloko dilaksanakan dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian, keterbukaan, dan partisipasi masyarakat.

“Kami memastikan pemanfaatan air dilakukan berdasarkan hasil kajian teknis dan lingkungan yang memadai serta senantiasa mengedepankan aspek keberlanjutan. PLN juga berkomitmen untuk terus melibatkan masyarakat dalam proses monitoring dan membuka ruang komunikasi secara terbuka,” ujar Manurung.

Menurutnya, pengembangan PLTP Mataloko merupakan bagian dari upaya pemerintah meningkatkan bauran energi baru terbarukan di Flores sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap pembangkit berbahan bakar fosil.

  • Penulis: Tim PF
  • Editor: Riky Huwa

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gunakan Mesin CNC 3D, PLN UIP Nusra dan Komunitas Gelisah Sulap Sampah Plastik Jadi Produk Bernilai

    Gunakan Mesin CNC 3D, PLN UIP Nusra dan Komunitas Gelisah Sulap Sampah Plastik Jadi Produk Bernilai

    • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
    • account_circle Tim PF
    • visibility 71
    • 0Komentar

    Mataram, Pijarflores.com – PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) bersama Komunitas Gerakan Peduli Sampah Nihil (Gelisah) mendorong pemanfaatan sampah plastik menjadi produk bernilai ekonomi melalui Workshop Daur Ulang menggunakan mesin CNC Router 3D di Sanggar Kreatif Gelisah, Lingkungan Banjar, Ampenan, Senin (10/8). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan ekonomi sirkular […]

  • Tanggapi Putusan PTUN Soal Demonstrasi Poco Leok, Kabag Hukum: Tidak Semua Gugatan Dikabulkan

    Tanggapi Putusan PTUN Soal Demonstrasi Poco Leok, Kabag Hukum: Tidak Semua Gugatan Dikabulkan

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 81
    • 0Komentar

    MANGGARAI, pijarflores.com – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Manggarai menanggapi putusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Kupang dalam perkara Nomor 26/G/TF/2025/PTUN.KPG. Gugatan tersebut dilayangkan terkait tindakan pemerintah yang dinilai menghalangi aksi demonstrasi masyarakat adat Poco Leok di depan Kantor Bupati Manggarai pada 5 Juni 2025 lalu. Kepala Bagian Hukum Setda Manggarai, Fransiskus Cony Gabur, menyatakan bahwa pihaknya […]

  • Sinergi TNI-Polri dan Warga Iteng Tambalan Jalan Berlubang demi Cegah Kecelakaan

    Sinergi TNI-Polri dan Warga Iteng Tambalan Jalan Berlubang demi Cegah Kecelakaan

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Manggarai, pijarflores.com – Personel Polsek Satarmese bersama Babinsa, Pemerintah Desa, dan warga Iteng menggelar aksi gotong royong pengecoran jalan di ruas jalan Iteng-Ruteng, Kabupaten Manggarai, pada Rabu (15/4/2026) pagi. Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WITA ini difokuskan pada area depan SPBU Iteng. Kapolsek Satarmese, Iptu Kiki Bachsoan, S.Sos, menjelaskan bahwa aksi ini merupakan langkah cepat […]

  • Tanggap Darurat Pascagempa, Relawan Universitas Mataram Bersihkan Puing Bangunan dan Salurkan Logistik di Lelak

    Tanggap Darurat Pascagempa, Relawan Universitas Mataram Bersihkan Puing Bangunan dan Salurkan Logistik di Lelak

    • calendar_month Sabtu, 22 Agt 2026
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Manggarai, Pijarflores.com – Pemerintah Kecamatan Lelak menerima kunjungan kemanusiaan dari tim relawan Universitas Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada Sabtu (22/8/2026) siang. Kehadiran para relawan kampus ini bertujuan untuk membantu memulihkan kondisi masyarakat yang terdampak bencana gempa bumi tektonik bermagnitudo 7,7 di wilayah tersebut. Camat Lelak, Repartus Moreno A. Aman, yang didampingi oleh anggota Babinsa […]

  • Perdana, Bidang Damkar Satpol PP Manggarai Edukasi Petugas SPPG Benteng Kuwu Cara Padamkan Api

    Perdana, Bidang Damkar Satpol PP Manggarai Edukasi Petugas SPPG Benteng Kuwu Cara Padamkan Api

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 53
    • 0Komentar

    RUTENG, pijarflores.com – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Manggarai melalui Bidang Pemadam Kebakaran menggelar pelatihan pemadaman kebakaran ringan dan penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) di SPPG Benteng Kuwu, Yayasan Mawar Kencana Abadi, Selasa (5/5/2026). Kegiatan ini merupakan langkah perdana yang dilakukan Satpol PP di lingkungan yayasan tersebut guna meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi ancaman […]

  • Disambut Hangat Warga Desa Nua Wogo, Tua Adat Ajak PLN Bersinergi Kembangkan Desa Wisata

    Disambut Hangat Warga Desa Nua Wogo, Tua Adat Ajak PLN Bersinergi Kembangkan Desa Wisata

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle Riky Huwa
    • visibility 40
    • 0Komentar

    BAJAWA, PIJARFLORES – Kunjungan PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) bersama rombongan wartawan NTT ke kawasan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Mataloko (2×10 MW), Kecamatan Golewa, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), mendapat sambutan hangat dari masyarakat Desa Nua Wogo. Desa Nua Wogo merupakan salah satu kampung adat yang berbatasan […]

expand_less