Peduli Pascagempa M 7,7: Gandeng Social Gracia Community, Ketua TP PKK Manggarai Salurkan Bantuan Hari ke-3 di Wae Mulu
- account_circle Riky Huwa
- calendar_month 20 jam yang lalu
- visibility 55
- comment 0 komentar
- print Cetak

Ketua TP PKK Kab. Manggarai Meldyanti Hagur M. Nabit, saat memberikan motivasi kepada anak-anak di Desa Wae Mulu, sebelum membagikan paket sembako ke warga, dari Social Gracia Community.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Manggarai, Pijarflores.com – Ketua TP PKK Kabupaten Manggarai, Meldyanti Hagur Marcelina Nabit, bersama Social Gracia Community merampungkan aksi kemanusiaan dengan menyalurkan bantuan bagi warga terdampak gempa berkekuatan Magnitudo 7,7 di Desa Wae Mulu, Kecamatan Wae Ri’i, Kabupaten Manggarai, NTT, pada Minggu (6/9/2026).
Langkah ini menjadi puncak dari rangkaian aksi sosial yang menyasar tiga desa di wilayah tersebut sejak Jumat (4/9/2026). Social Gracia Community menunjukkan kepedulian nyata dengan membagikan total 1.000 paket sembako, 200 paket lansia, 400 paket anak, 200 lembar terpal. Untuk 3 desa, yakni Desa Golo Watu, Desa Satar Ngkeling, dan Desa Wae Mulu. Distribusi bantuan logistik ini dilakukan secara bertahap:
1. Jumat (4/9/2026): Penyaluran dimulai di Desa Golo Watu dan Desa Satar Ngkeling.
2. Sabtu (5/9/2026): Menuntaskan sisa paket yang belum tersalurkan di kedua desa tersebut.
3. Minggu (6/9/2026): Penyelesaian akhir di Kampung Welong, Desa Wae Mulu.
Sementara dari BNPB yaitu Paket bayi dan BPBD Manggarai: 7 unit Tenda keluarga di Desa Golo Watu dan 1 unit di Desa Satar Ngkeling, juga Matras 4 unit di Desa Golo Watu.
Aksi penutupan ini diakhiri dengan pembagian berbagai paket spesifik, mulai dari paket sembako, paket anak-anak, paket bayi, hingga paket lansia.
Di Kampung Welong, Meldyanti menghampiri dan menyemangati anak-anak yang terpaksa tinggal di tenda darurat. Saat ditanya mengenai kondisi mereka, anak-anak mengaku kerap merasa kedinginan selama tidur di tenda pengungsian.
Meldyanti juga memastikan aktivitas pendidikan mereka tidak terputus setelah anak-anak mengonfirmasi bahwa mereka sudah mulai kembali masuk sekolah.
Di sela-sela kegiatan, anak-anak Kampung Welong secara spontan menyampaikan ucapan Selamat Ulang Tahun kepada Shinta Maruarar Sirait (Sinta Sirait), salah satu tokoh aktif di Social Gracia Community, sekaligus berterima kasih atas kebaikan para ibu di komunitas tersebut.
Mengingat getaran akibat gempa masih sering terjadi, Meldyanti mengingatkan seluruh warga untuk tidak lengah. Ia meminta masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi gempa susulan yang hampir setiap hari muncul.

Penyerahan terpal ke Mudika Kampung Welong, oleh Meldyanti Hagur M. Nabit.
Apresiasi dari Warga dan Pemerintah Setempat
Kehadiran tim disambut penuh haru dan syukur oleh warga setempat yang masih didera rasa takut akibat gempa:
Bibiana Binut (Warga): “Saya berterima kasih karena telah diperhatikan. Saya tidak melihat apa yang mereka bawa, tetapi kepedulian ini yang kami butuhkan”.
Genaveva Angul (Warga): “Kami selama ini takut sekali karena hampir setiap hari gempa, apa yang diberikan oleh Donatur melalui Ibu Meldyanti kami ucapkan terima kasih”.
“Teresia Onik (Warga): Menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada donatur dan TP PKK karena bantuan sembako ini merupakan kebutuhan paling utama saat ini”.
Camat Wae Ri’i, Damianus Jemparu, turut menyampaikan apresiasi tinggi kepada donatur Social Gracia Community.
Ia juga berterima kasih kepada BNPB, BPBD Kabupaten Manggarai, serta TP PKK Kabupaten Manggarai atas koordinasi cepat dalam menyalurkan bantuan tenda pengungsian, paket bayi, dan spon di wilayahnya.
Turut mendampingi dalam kunjungan kemanusiaan ini personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Manggarai serta Penjabat Desa Wae Mulu, Aleksander Semang.
- Penulis: Riky Huwa
- Editor: Tim PF

Saat ini belum ada komentar