Pemkab Manggarai Luncurkan SIMRIDA, Bayar Retribusi Daerah Kini Bisa Online
- account_circle Tim PF
- calendar_month 19 jam yang lalu
- visibility 21
- comment 0 komentar
- print Cetak

Wabup Manggarai Fabi Abu, saat memberikan sambutan di kegiatan peluncuran aplikasi SIMRIDA di kantor Bupati Manggarai (OJ).
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Ruteng, Pijarflores.com – Pemerintah Kabupaten Manggarai resmi meluncurkan Sistem Manajemen Retribusi Daerah (SIMRIDA). Aplikasi pembayaran online ini hadir untuk mempercepat transformasi digital pelayanan publik sekaligus mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Peluncuran aplikasi dilakukan langsung oleh Wakil Bupati Manggarai, Fabianus Abu, di Kantor Bupati Manggarai, pada Kamis (16/07/2026).
Turut hadir dalam acara ini Ketua DPRD Kabupaten Manggarai, Paul Peos, jajaran komisi DPRD yang diwakili oleh Aven Mbejak, Penjabat Sekretaris Daerah Lamber Paput, Kepala Cabang Bank NTT Ruteng Romi Radjalangu, pimpinan perangkat daerah, serta para wajib retribusi.
Sebelum peluncuran, Bapenda juga telah menggelar sosialisasi intensif kepada para wajib retribusi. Pada kesempatan yang sama, Wakil Bupati Fabianus Abu menegaskan bahwa transformasi digital adalah kebutuhan mutlak dalam pemerintahan modern. Masyarakat saat ini menuntut pelayanan yang cepat, mudah, transparan, dan akuntabel.
“Melalui SIMRIDA, pemungutan retribusi akan jauh lebih efektif, efisien, dan terpantau secara real-time. Sistem digital ini juga meminimalkan kesalahan pencatatan administrasi dan memperkuat transparansi pengelolaan PAD,” jelas Fabianus.
Ia mengimbau seluruh perangkat daerah pengelola retribusi untuk mengoperasikan aplikasi ini secara optimal. Wajib retribusi juga diajak memanfaatkan kanal digital ini agar bisa membayar kewajiban mereka tepat waktu.
Wakil Bupati menyampaikan apresiasi kepada Bapenda, Bank NTT Cabang Ruteng, mitra pengembang, dan seluruh pihak yang berkolaborasi. Ia berharap SIMRIDA menjadi langkah nyata dalam membangun tata kelola pemerintahan yang modern demi mendukung pembangunan di Kabupaten Manggarai.
Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Manggarai, Kanisius Nasak, mengakui capaian retribusi daerah selama ini belum maksimal. Kendala utamanya adalah keterbatasan akses pembayaran bagi masyarakat.
“Banyak wajib retribusi kesulitan membayar langsung ke bank atau ke kantor Bapenda. Karena itu, kami meluncurkan SIMRIDA untuk mempermudah akses mereka. Kami berharap aplikasi ini bisa meningkatkan kepatuhan masyarakat,” ujar Kanisius.
- Penulis: Tim PF
- Editor: Riky Huwa

Saat ini belum ada komentar