banner 728x250

Unit Jatanras Polres Manggarai Berhasil Tangkap Pencuri di Warung Bakso Wae Locak dan Laptop di SMPK Fransiskus

Anggota Reskrim Polres Manggarai (Unit Jatanras) dan Pelaku Pencurian Setelah Diamankan. Foto: Humas Polres Manggarai.
banner 120x600
banner 468x60

Ruteng, Pijarflores.com – Polres Manggarai, Satuan Reskrim Polres Manggarai, melalui Unit Jatanras, mengungkap kasus pencurian dengan menangkap seorang pelaku Pencurian pada hari Sabtu, 29 Juli 2023, sekitar pukul 22.00 waktu Indonesia tengah.

Pelaku menjadi tersangka dalam kasus pencurian di Yayasan Sukma SMP KATHOLIK St. Fransiskus Xaverius Ruteng beberapa waktu lalu.

banner 325x300

Kapolres Manggarai Edwin Saleh, melalui Paur Humas Polres Manggarai, I Made Budiarsa menyampaikan, berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/B/150/VII/2023/SPKT/RES MANGGARAI/POLDA NTT, tanggal 28 Juli 2023, kejadian bermula di ruangan guru SMP KATOLIK St. Fransiskus Xaverius Ruteng di Jl. Mgr. Fitalis Jebarus, nomor 1 Wae Palo, Kelurahan Bangka Nekang, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai. Minggu, 30/7/2023.

Budiarsa menerangkan, Yayasan Sukma SMP Katolik St. Fransiskus Xaverius Ruteng, mengalami kerugian sekitar Rp 20 juta akibat barang-barang berharga yang hilang.

“Berdasarkan laporan pihak Yayasan ke kantor Polisi, setelah itu Unit Jatanras bergerak cepat. Pihak Yayasan rugi Rp 20 Juta,” terang Budiarsa.

Pelaku yang berhasil diidentifikasi berinisial YH (28 tahun), seorang pria yang berasal dari Kampung Jembatan Bongkok, Kecamatan Nunukan, Kota Madia Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara.

“Saat ini, tempat tinggalnya berada di Bilas, Kelurahan Pau, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai,” lanjut Budiarsa.

Menurut Budiarasa, dalam menjalankan aksinya, pelaku menggunakan beberapa alat, diantaranya linggis berukuran sekitar 1 meter, sekop kecil, obeng, dan gunting. Dia pun pergi dan memantau situasi di sekolah tersebut.

“Sekitar pukul 20.00 waktu Indonesia tengah, pelaku berhasil masuk ke dalam area sekolah SMP KATHOLIK St. Fransiskus Xaverius Ruteng melalui pintu gerbang. Kemudian, ia memasuki ruangan kantin yang tidak dikunci, membuat kopi, dan memantau situasi,” jelas Budiarsa.

Setelah itu, sekitar pukul 21.13 waktu Indonesia tengah, pelaku menuju ruangan guru dengan membawa besi yang diambil dari kantin untuk merusak pintu masuk. Di dalam ruangan guru, pelaku berhasil mengambil 1 unit scanner absensi dan merusak CCTV sebelum mengambil kamera CCTV tersebut. Selanjutnya, pelaku mengambil 2 unit laptop merek Acer dari ruangan lain, namun tidak menemukan barang berharga lainnya setelah mencari di laci-laci meja.

“Barang-barang hasil curian kemudian disimpan oleh pelaku di dekat pohon bambu yang berada di sekitar sekolah. Pada hari Sabtu, 28 Juli 2023, sekitar pukul 04.00 waktu Indonesia tengah, pelaku kembali ke tempat penyimpanan barang dan membawanya menuju kosnya di Bilas, Kelurahan Pau, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai,” lanjut Budi.

Untungnya kata Budiarsa, Unit Jatanras Polres Manggarai berhasil melakukan penyelidikan dan menangkap pelaku sebelum hasil curian tersebut dijual. Pelaku kemudian diamankan dan barang bukti berupa 1 unit laptop merk Acer, 1 unit scanner absensi, 2 buah flashdisk, 1 porthub USB, dan 1 buah kamera CCTV berhasil disita.

“Ternyata, pelaku YH juga terlibat dalam kasus pencurian di Warung Bakso Solo yang berada di Wae Locak, Kelurahan Bangka Nekang, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai pada tanggal 27 Januari 2023. Dalam kasus tersebut, korban mengalami kerugian uang sebesar 30 juta,” kata Budiarsa.

Saat ini, pihak berwajib sedang melengkapi dua laporan polisi dalam pemberkasan, yaitu kasus pencurian di Warung Bakso Solo dan kasus pencurian di SMP KATOLIK St. Fransiskus Xaverius Ruteng.

“Pelaku dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun penjara,” tutup Budiarsa.

Editor: Redaksi PF.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!